"Liga
Champions sangat menarik, tapi pada saat ini fokus para pemain adalah laga
lawan Sevilla," ujar mereka di sela-sela latihan dimana hadir sejumlah
fans yang datang atas inisiatifnya sendiri.
Adan,
Essien, Callejon, dan Morata menjadi pusat perhatian di putara kedua klinik
"Train for Real" yang diorganisir Bwin. Empat pemain Si Putih berbagi
hari latihannya dengan 20 fans Real Madrid yang diundang dari empat negara
berbeda untuk menyaksikan fasilitas di Real Madrid Football City. Di akhir
sesi, empat pemain tersebut membubuhkan tanda tangan, berfoto bersama dan
memberikan kostum dari pemain tim inti. Di sela-sela acara, Callejon
mengomentari laga berikutnya: "Liga Champions sangat menarik bagi Real
Madrid, tapi pada saat ini, fokus para pemain hanyalah partai Sevilla".
Sementara, Adan mengatakan: "Penting bahwa Bwin mengorganisir event
seperti ni yang membawa beberapa orang dari negara yang berbeda yang membuat
mereka dapat bergembira dengan para pemain Real Madrid".
Seusai
sesi latihan kedua di pekan ini jelang laga Sabtu lawan Sevilla di Santiago
Bernabeu (22.00, Canal+ 1), Adan, Essien, Callejon, dan Morata menikmati klinik
"Train for Real" yang diorganisir Bwin dan bertindak sebagai pemanu
acara tersebut. Hari yang mengesankan bagi 20 orang tamu. Dari Santiagi
Bernabeu mereka menuju Real Madrid Football City dimana mereka diberi
penjelasan tentang fasilitas yang ada, sebelum melihat salah satu ruang ganti
pemain di Valdebebas dan kemudian menjalani latihan free-kick, dribel, dan
tendangan ke gawang bersama idola merkea masing-masing sebelum mengakhiri sesi
latihan tersebut dengan menjalani game singkat. Terakhir, keempat pemain
memberi selamat kepada para fans, membubuhkan tanda tangan, dan memberikan
kostum.
Di
sela-sela acara Callejon berbicara soal laga berikutnya: "Liga Champions
sangat menarik bagi Real Madrid, akan tetapi, saat ini fokus para pemain adalah
laga lawan Sevilla". Essien, menggarisbawahi perbedaan Liga Premier
Inggris dan La Liga. "Kompetisi di Inggris sangat menuntut fisik. La Liga,
para pemain lebih terfokus dengan pergerakan bola. Itulah yang membuat saya
lebih senang bermain. Di Inggris, sejumlah tim tidak fokus dengan permainan,
tapi lebih pada kontak fisik. Itulah perbedaan besarnya".






0 komentar:
Posting Komentar